cinta dan kasih sayang??
Bila rindu lahirnya sayang.......
Bila sayang lahirnya cinta..........
Bila cinta terbitnya kasih.........
Bila kasih menguasai..........membuatkan idup kita lebih sempurna..
kalau sempurna tanpa rindu, tanpa sayang, tanpa cinta........
dgn ini .....cinta dan kasih sayang kita akan berpanjangan n kekal....
yg pasti..........ada cinta maka lahirlah kasih sayang..........
Sabtu, 17 Oktober 2009
Cinta or Kasih???
Cinta dan kasih sayang semestinya tidak akan hilang diperkatakan dalam masyarakat kita...
tapi di antara cinta dan kasih sayang mana yang menjadi pilihan anda?
cinta atau kasih sayang?atau kedua2nya?
tapi di antara cinta dan kasih sayang mana yang menjadi pilihan anda?
cinta atau kasih sayang?atau kedua2nya?
mari kita fikirkan....
Selasa, 13 Oktober 2009
Senin, 12 Oktober 2009
Untuk sahabatku
Ketika dunia terang,
Alangkah semakin indah jikalau ada sahabat disisi.
Kala langit mendung,
Kala langit mendung,
Begitu tenangnya jika ada sahabat menemani.
Saat semua terasa sepi,
Saat semua terasa sepi,
Begitu senangnya jika ada sahabat disampingku.
Sahabat. Sahabat. Dan sahabat.
Ya, itulah kira-kira sedikit tentang diriku yang begitu merindukan kehadiran seorang sahabat.
Aku memang seorang yang sangat fanatik pada persahabatan.
Sahabat. Sahabat. Dan sahabat.
Ya, itulah kira-kira sedikit tentang diriku yang begitu merindukan kehadiran seorang sahabat.
Aku memang seorang yang sangat fanatik pada persahabatan.
Namun, sekian lama pengembaraanku mencari sahabat, akhirnya kutemukan jua.
Minggu, 11 Oktober 2009
Nyanyian Jiwaku
Bahwa ketahuilah
Ini adalah nyanyian jiwaku,
Suara-suara angin di antara musim panas dan hujan
Air, api, salju, daun-daun membeku,
Ini adalah nyanyian jiwaku,
Suara-suara angin di antara musim panas dan hujan
Air, api, salju, daun-daun membeku,
ranting-ranting tak bergoyang,
dan burung-burung yang mati kedinginan
biarlah akhirnya hanyut oleh suara-suara sungai mengalir,
dari negeri mimpi indah,
dan burung-burung yang mati kedinginan
biarlah akhirnya hanyut oleh suara-suara sungai mengalir,
dari negeri mimpi indah,
biarlah akhirnya cuma bergumam dalam hati
dengan pukulan batu-batu karang,
dengan pukulan batu-batu karang,
biarlah akhirnya tertidur pulas
dengan alunan suara yang berteriak-teriak,
dengan alunan suara yang berteriak-teriak,
takkan diam hatiku memetikkan
senar-senar gitar untuk menghiburmu!
Yang hayut dalam kesedihan
Jangan biarkan air matamu jatuh membasahi tanah yang kering
Jangan biarkan mata merahmu membengkak
Dan jangan biarkan hatimu patah dan retak
Marilah dengarkan lagu batinku
Agar kau tersenyum dan tertawa bangga
Bahwa kesedihan telah hilang
Dimakan oleh burung-burung yang sedang kelaparan
Tersenyumlah dan tertawalah !
Maka aku akan bangga dengan nyanyian jiwaku ini
senar-senar gitar untuk menghiburmu!
Yang hayut dalam kesedihan
Jangan biarkan air matamu jatuh membasahi tanah yang kering
Jangan biarkan mata merahmu membengkak
Dan jangan biarkan hatimu patah dan retak
Marilah dengarkan lagu batinku
Agar kau tersenyum dan tertawa bangga
Bahwa kesedihan telah hilang
Dimakan oleh burung-burung yang sedang kelaparan
Tersenyumlah dan tertawalah !
Maka aku akan bangga dengan nyanyian jiwaku ini
Kisah Cintaku
Kadang aku menertawakan diriku
Kenapa aku bisa mencintai dia?
Kadang aku menangis
Kenapa aku bisa merindukannya?
Kadang aku termenung
Kenapa aku bisa menghayalkan aku bercanda dengan dia?
Aku seperti orang gila
Aku seperti orang stress
Apakah ini namanya aku jatuh cinta?
Oh… aku tak percaya tapi ini jelas
Dia (Pangeran)?
Dia adalah cinta pertamaku
Kamu memang yang pertama aku cinta
Akupun tak mengerti kenapa mesti dirimu yang aku cinta
Kamu adalah cinta pertamaku
Namun kau tak pernah menyadari dan sadari
Bahwa aku mencintaimu
Pangeran …
Ya… aku selalu berharap dan menunggu
Untuk mendapatkan cintanya
Lelah memang lelah
Sedih memang sedih
Pilu sungguh pilu hati ini
Masa kenangan kita
Kita saling bersama
Aku mengira kau mencintai
Tapi kini aku terluka
Bahwa kau mencintai wanita lain
Aku sungguh kecewa
Aku tak mengerti tentang cintai
Aku tak mengerti tentang dia
Aku rela berkorban demi kau
Tapi aku selalu salah
Kau tak mengerti cintaku
Kau tak mengerti diriku
Kenapa cintaku begini?
Aku menyesal telah mencintaimu
Kau tak membalas mencintaiku
Cukuplah sudah kita bersama sampai disini
Kubuang cinta ini padamu ke laut biru sana
Agar dimakan dengan ikan hiu ataupun ikan paus
Walaupun ku harus merindukannya
Ku ingin tahu kau mengerti isi hatiku
Kau adalah cinta pertamaku dalam hidupku
Benar hanya dia ku selalu menginginkan dia
Sudah .. sudah …
Cukup … cukup …
Sampai disini …
Aku sudah lelah menunggumu
Kenapa aku bisa mencintai dia?
Kadang aku menangis
Kenapa aku bisa merindukannya?
Kadang aku termenung
Kenapa aku bisa menghayalkan aku bercanda dengan dia?
Aku seperti orang gila
Aku seperti orang stress
Apakah ini namanya aku jatuh cinta?
Oh… aku tak percaya tapi ini jelas
Dia (Pangeran)?
Dia adalah cinta pertamaku
Kamu memang yang pertama aku cinta
Akupun tak mengerti kenapa mesti dirimu yang aku cinta
Kamu adalah cinta pertamaku
Namun kau tak pernah menyadari dan sadari
Bahwa aku mencintaimu
Pangeran …
Ya… aku selalu berharap dan menunggu
Untuk mendapatkan cintanya
Lelah memang lelah
Sedih memang sedih
Pilu sungguh pilu hati ini
Masa kenangan kita
Kita saling bersama
Aku mengira kau mencintai
Tapi kini aku terluka
Bahwa kau mencintai wanita lain
Aku sungguh kecewa
Aku tak mengerti tentang cintai
Aku tak mengerti tentang dia
Aku rela berkorban demi kau
Tapi aku selalu salah
Kau tak mengerti cintaku
Kau tak mengerti diriku
Kenapa cintaku begini?
Aku menyesal telah mencintaimu
Kau tak membalas mencintaiku
Cukuplah sudah kita bersama sampai disini
Kubuang cinta ini padamu ke laut biru sana
Agar dimakan dengan ikan hiu ataupun ikan paus
Walaupun ku harus merindukannya
Ku ingin tahu kau mengerti isi hatiku
Kau adalah cinta pertamaku dalam hidupku
Benar hanya dia ku selalu menginginkan dia
Sudah .. sudah …
Cukup … cukup …
Sampai disini …
Aku sudah lelah menunggumu
Seruan Alam Sentosa
Matahari telah terbit
Di sini aku menyaksikanya
Berdiri aku di pandangan cahaya terang benderang
Camar melayang menepis buih pantai
Bunga melati menampilkan harum semerbak
Beribu-ribu kupu-kupu indah menghiasi alam indah
Angin datang menyejukan bumi
Membelai rambut panjangku
Sampai menyentuh bibirku
Burung-burung bernyanyi merdu
Dialah Tuhanku.. Tuhan kita semua
Dengan segala rupa maha sempurna
Memberikan berkah untuk kaum manusia
Rindu-sendu mengharu kalbu
Ingin datang merasa sentosa
Mengecap hidup damai sentosa
Ku bersujud syukur kepada-Mu
Di sini aku menyaksikanya
Berdiri aku di pandangan cahaya terang benderang
Camar melayang menepis buih pantai
Bunga melati menampilkan harum semerbak
Beribu-ribu kupu-kupu indah menghiasi alam indah
Angin datang menyejukan bumi
Membelai rambut panjangku
Sampai menyentuh bibirku
Burung-burung bernyanyi merdu
Dialah Tuhanku.. Tuhan kita semua
Dengan segala rupa maha sempurna
Memberikan berkah untuk kaum manusia
Rindu-sendu mengharu kalbu
Ingin datang merasa sentosa
Mengecap hidup damai sentosa
Ku bersujud syukur kepada-Mu
Langganan:
Postingan (Atom)

